Home » , , » Memahami HSDPA dan HSPA+

Memahami HSDPA dan HSPA+

Written By Hermawan.us on 2 Sep 2013 | 16.39

Mengenal lebih jauh tentang perbedaan HSDPA,HSUPA,UMTS dan HSPA+ yang sering kali jarang kita pahami.
Buat anda yang akan mencari modem pasti akan melihat Perbedaan antara HSDPA dan HSUPA atau bahkan HSPA+
Hal ini terjadi karena kecepatan modem memiliki speed yang berbeda-beda.
Untuk Modem yang berkecepatan 3.6Mbps biasanya mempunya UPLOAD data yang lebih rendah.
Sedang untuk modem yang berkecepatan 7.2Mbps memiliki speed Upload yang tidak sama.
Untuk modem 7.2Mbps ada memiliki uplink antara 384Kbps hingga 5.76Mbps.
Contoh untuk Huawei E160 ini speed 7.2Mbps dan uploadnya cuma 384kbps, sangat berbeda dengan Huawei K3765 yang sama-sama 7.2Mbps tapi uplinknya sudah 5.76Mbps.



Berbeda lagi dengan modem yang sudah berkecepatan 21Mbps keatas.
Modem GSM yang sudah memiliki speed 21Mbps lebih pastinya support ke 4G atau HSPA+.
Untuk modem yang sudah HSPA+ speed uplink atau uploadnya akan bisa maksimal atau standard 5.76Mbps.
Sebagai contoh kita sebut saja Sierra C308, Huawei E352s dan Huawei E353.
Dari ketiga type modem diatas mempunyai speed yang sama yaitu 21.6Mbps dan upload 5.76Mbps.
Ketiga modem diatas juga sudah mendukung jaringan 4G atau HSPA+.
Nah untuk lebih jelasnya sobat bisa simak penjelasan dibawah ini.

HSPA High Speed Packet Access adalah koneksi protokol telepon genggam dalam ranah 3,5G yang memperluas dan memperbaiki kinerja protokol (UMTS) Universal Mobile Telecommunications System.
High Speed Downlink/Download Packet Access (HSDPA) dan High Speed Uplink/upload Packet Access (HSUPA), dan High Speed Packet Access+ (HSPA+) adalah bagian dari keluarga (HSPA) High Speed Packet Access.

HSPA merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama, Release 99 (R99).
Sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99.
Terkait jaringan CDMA, HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (EV-DO) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000.

Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spektrum 1900 MHz dan 2100 MHz namun beberapa berjalan pada 850MHz.
Spektrum yang lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spektrum UHF.

HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) dan dalam arus naik (uplink), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP).
Perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena sarat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per megabit.

Pada tahun 2008 terdapat lebih dari 32 juta koneksi HSPA di dunia.
Hal ini bertolak belakang dengan akhir kuartal pertama 2007 yang hanya berjumlah 3 juta.
Pada tahun yang sama, sudah 50 negara lebih telah memiliki layanan HSPA dan lebih dari 400.000 jenis perangkat HSPA yang tersedia di seluruh dunia, seperti perangkat bergerak, notebook, data card, wireless router, USB Modem.

Semoga coretan ini bisa berguna dan menambah wawasan kita untuk lebih mengenal HSDPA dan HSPA+
Terimakasih sudah berkunjung dan Salam kenal



Share this article :


0 komentar:

Posting Komentar

Join me on Facebook Follow me on Twitter Follow me on Google+ Follow me on Printeres Follow me on Youtube Email me
 
Support : MasHermawan | Toko Modem
Copyright © 2013. Blogger Newbie - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Edited by MASBRE
Proudly powered by Blogger